Sepanjang jalan, aku gandeng tangannya. Bokep link Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Aku lihat wajah Evi sudah berseri-seri kembali, tidak seperti kemarin malam. Aku dan Tia berpasangan berdansa sambil mengikuti alunan lagu dari tape recorder. Dua hari dari kejadian itu, Evi masih terlihat marah padaku. Apa sih menariknya aku hingga ada 2 gadis cantik yang memperebutkan aku. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. Tia memeluk erat tubuhku dari belakang, sambil bibirnya sesekali ditempelkan diarea sensitifku, di belakang telinga dan payudaranya yang kenyal menempel lembut dipunggungku, membuat darahku naik sampai di kepala.Terdengar bisikan suaranya yang manja “Terasa ngga ?”.




















