Lia merintih-rintih keras saat proses penetrasi berlangsung.Setelah masuk seluruh penisku, kudiamkan beberapa saat untuk menikmati kehangatan yg diberikan oleh jepitan vagina Lia. Pokoknya kita masuk dulu deh…” Lia menyambut kami berdua. Bokep Disana kami berpisah, dan aku kembali ke rumah dgn mobilku.Di rumah, tentu saja Rina menanyakan darimana saja aku sampai malam belum pulang. Dari tadi aku tidak menyadarinya.“Mir, apartemen siapa nih?”“Apartemennya Lia. Kamu jangan macem-macem ya Sand!” kecam Tari.Aduh.., kelihatannya dia marah.“Sorry! Aku tidak tahan dibuatnya.“Aahh… Tari… udahan dulu dong..!”“Kok cepet banget keluar?” ledeknya.“Uaah.., aku kelewat nafsu sih.. Pokoknya kita masuk dulu deh…” Lia menyambut kami berdua.




















