Setelah selesai menikmati tubuh dan kemaluan saya sepuasnya, saya muntah-muntah. Yang jelas setelah itu tiap hari Selasa dan Kamis saya berkantor di kantor Pak Hendrik. Bokep Dia menurut. Baiklah terakhir saya ceritakan tentang pengawal saya, atau bodyguard saya.Namanya Mulyono. Itu tentang tarip.Sekarang tentang service. Ini sudah penghasilan bersih, sudah merupakan take home pay.Saya tidak mau tahu soal sewa kamar, minum, makan malam dan sebagainya. Dia saya panggil, saya minta dia memijati badan saya. Pekerjaanku pelacur. Menjadi sopir pribadi, mengurus pembayaran kontrak, mengatur waktu kerja, melindungi dari berbagai pemerasan oknum keamanan dan sebagainya, pokoknya seperti sekretaris pribadi. Disapunya dengan bibirnya semua daerah sensitif di sekitar mulut, dada dan leher. Umurku 24 tahun. Saya biasa memanggilnya Dik Mul, karena memang usianya baru 21 tahun, tiga tahun lebih muda dari




















