Jam sdh menunjukkan pukul 15.30, berarti sdh tiga jam aku main, serta hebatnya dlm kurun waktu tersebut senjataku belum melemah, senjataku tetap saja kaku. Apalagi saat Hana dgn manjanya mengawalinya. Bokep Family Pikiranku menerawang menembus memori dlm otakku hingga akhirnya “Hana” sehingga opsiku, kawan chatting yg berwajah manis, tinggi, putih, 36B, dgn goyang yg aduhai.Berfikir ke sana tanpa sadar senjataku langsung berdiri. Hargailah keleluasaan yg kami miliki sekarang, sebab di dlm tahanan sana ribuan orang sangat merindukan kebebasan, hingga-sampai pada waktu sidang dgn diangkut mobil berjeruji besipun seluruh tahanan berlomba-lomba melongokan kepalanya hanya untuk menonton jalan raya!Akupun begitu.




















