Langsung aku duduk di sofa yang ada di dalam kamar.“Kring.., kring..,” kuangkat telepon yang menempel di dinding.“Hallo, Pento, itu kamar anakku, sekarang ini anakku sedang kuliah di US, kamu mandi dan pakai saja pakaian anakku, biar baju kerjamu tidak kusut.”“Oh.. Linkbokep ya Bu.. kamu.. Ibu Maya pun turun dari mobil dan berjalan ke arah ATM.“Hi.. sayang..”Kutelusuri tubuh Ibu Maya dan jilatan lidahku pun menuju memek Ibu Maya yang licin tanpa sehelai rambutpun. Karena malu kututupi kontolku dengan kedua tanganku.“Sial..!” makiku dalam hati, aku benar benar dilecehkan oleh Ibu Maya saat itu.“Lepas tanganmu Ibu mau lihat seberapa besar kontolmu,” bentak Ibu Maya.“Mm.. Kok mukamu kusut gitu habis dimarahin sama si gendut ya?” Tanya Wilman sohibku.“Ah, nggak ada apa apa.




















