cek .. Bokep Ojol sshh ..” aku juga merasakan ayam berdenyut ku. aghh .. sayang .. Setengah sadar saya melompat dan segera membuka pintu kamar mandi. Aku terbangun dan mengganti tubuhnya sehingga dia menjadi terlentang. Aku mencium telinganya dan tengkuk Ana Ana, aku bisa merasakan Teh Ana menghentakkan kepalanya ke belakang, merasakan lalat dan sangat kesal. Ternyata Ana Ana, jangan heran, Teh Ana menatapku dengan senyum nakal, lalu dia berkata, “Sudah berapa lama di hutan?”
Saat saya menegakkan handuk, saya menjawab, “Sekitar dua minggu.”“Baiklah dong .. ashh .. ahh ..” aku tidak lagi menyebut Teteh seperti sebelumnya.










