Kemudian dengan menurunkan nada suaranya ia berkata,
“Ada lagi yang lebih parah Sar.”
Melihat ekspresi Hendra yang serius aku jadi mulai penasaran akan ceritanya. Link bokep Lega rasanya bebas setelah terjebak dalam toilet akibat ulah sepasang wanita yang dimabuk “cinta” tadi. Dan apa yang kulihat benar-benar membuat kedua lututku gemetar. Aku memiliki dua buah alat stimulasi sejenis. Terasa peluh di bagian leherku mengalir hingga ke dadaku. Kulihat bibir keduanya saling menempel erat dan desah nafas mereka berdua terdengar keras memenuhi ruangan itu. My God.. Akan tetapi cermin besar sepanjang sisi seberangnya membuatku bisa melihat mereka melalui cermin itu. Tentunya aku tidak bercermin di deretan wastafel tempat Diana dan Nina tadi karena ada semacam perasaan “emoh” tapi ingin menyentuh ataupun mendekati bekas tempat mereka “bermain” tadi.




















