Air mata meleleh membasahi wajahku mengingat segala peristiwa mengejutkan yang baru saja kusaksikan. Bokep link Kejadian yang baru saja kusaksikan berputar dalam benakku. “Budi, jemput aku, sekarang juga!” dan membanting teleponnya. Pinggul mereka saling menghantam berulang kali. Kamu nggak pernah ada, kamu nggak pernah memperhatikanku, mengajakku keluar. Tak ada satu pun kata- kata yang ingin kudengar dari mulutnya.Setelah Budi pergi, kemudian Erni menemuiku di meja makan.“Erni, kenapa kamu lakukan semua ini? Dia masuk ke dalam kamar dan tak lama kemudian keluar dengan membawa koper, lalu pergi untuk menunggu jemputan Budi.




















