JUQ-154 The Never-ending Days Of Vaginal Cum Shot Circles. Bokeb Mizubata Asami
Aku terus merangkak turun, menjilati perutnya dan mengelus pahanya dengan nakal. Benar, dari informasi yang kudapat dia memang sedang melangsungkan resepsi pernikahan di sebuah Resto mewah di pusat kota. Kuarahkan batang kemaluanku dari belakang dan, “Oughhh… oughhh… oughhh… oughhh…” tiap sodokanku ditanggapinya dengan seruan liar. Tampak lelah. Goyangan pinggulnya terasa sekali.“Lho… diperkosa kok malah enjoy… ayo.. Ditindihnya aku, dia sendiri yang menghunjamkan kemaluanku ke liang kewanitaannya.“Rasakan nihhh… bajingan… shhhh”, teriaknya sambil menari-nari di atasku. Well, ternyata aku pun sedang mengalami pemerkosaan darinya. Bentuknya agak membukit mungil, ditumbuhi bulu yang halus dan lemas. Kunyalakan TV channel yang memutar film-film biru. Kini dia telanjang bulat di antara serpihan pakaian mahal yang kusayat-sayat. atau besok mayatmu sudah ditemukan di laut sana… paham?”
“ton.. Nin.. Yang kurasakan hanya nikmat persenggamaan yang




















