Aku masih duduk termangu di atas meja, kakiku masih mengangkang terbuka seperti saat suamiku mencumbuku tadi,dengan sedikit dongkol dan harus menelan kekecewaan akan birahi yang tak tertuntaskan akhirnya aku harus menghadapi kenyataan ini. Ia mengusap seluruh tubuhku dengan selimut atau handuk,aku tak tahu, lalu langsung menindihku, melumat bibirku dengan rakus, sepertinya tubuhnya lebih berat daripada sebelumnya hingga sesak napas aku dibuatnya.Dengan masih belum juga melepas pakaiannya, padahal aku sudah bermandikan keringat. Bokep Nggak apa, asal kamu menikmatinya, jawab suamiku polos.Akhirnya kami kembali ke kamar pukul 1:30 dini hari, dengan menyesal aku menolak keinginan suamiku untuk melanjutkan foreplay tadi sore karena vaginaku masih terasa memar dan nyeri, dan kamipun tertidur dengan kenangan melepas tahun pergantian tahun yang berbeda.Belakangan aku diberi tahu Pak Edy kalau yang menyetubuhiku berulangulang itu sebenarnya bukanlah satu orang, tapi beberapa orang, paling tidak 3 orang rekan seclub golf, yang lain dia tidak mengenalnya.Dia tidak











