Sangat memalukan.Aku kemudian kembali ke ruangan tadi. Bokep Indo Terbaru Pak Jun membalutkan perban di tanganku dengan mulutnya yang berlepotan darahku.“Pak Jun kayak dracula deh, hihihi” ucapku manja.“Darah kamu aja enak, apalagi daging kamu nanti, gak sabar banget saya memakannya” ucapnya.“Iya pak… boleh kok, sekarang juga boleh”“Hahaha… ikut saya sebentar sini…” katanya kemudian bangkit menuju ruang belakang. Jadi ujung besi yang panas itu akan dicapkan ke tubuh hewan ternak.“Gak keberatan kan Mita?” tanyanya sambil mengangkat besi itu dan mengarahkannya padaku. Menyeramkan!!“Pak… kita mau ngapain ke sini? Menyeramkan!!“Pak… kita mau ngapain ke sini? Weeeek” ucapku dengan gaya imut. Aku langsung kencing dibuatnya. Aku menemukan pak Jun lagi di dapur sedang mengasah pisau. Aku takut setengah mati. Ughh… semprotannya juga kencang, aku langsung merasa mules karena perutku yang langsung kembung.




















