Hehe. Diimbangi cukuran rambut cepak, banyak yang mengira aku seorang angkatan. Bokep Jilbab/Hijab Aku lantas memilih meja di bagian dalam, dan duduk menghadap ke arah jalan.“Mau pesan apa pak?”Bapak tua yang sepertinya pemilik warung menanyakan makanan apa yang ingin ku pesan sembari memberikan daftar menu sederhana yang dipegangnya.Aku pun sejenak membaca daftar menu tersebut.“Saya pesan nasi goreng spesial, telurnya didadar dan minumnya teh manis hangat saja pak.”“Baik pak, ada lagi kira-kira?”“Enggak pak, itu saja.”“Baik. Ah…gak terima rasanya aku melihat pemandangan tersebut.“What a lucky bastard you Old man,” gugat batinku sambil tertawa dalam hatiEh.. Kalo dari penampilannya aku sedikit bisa menerka bahwa profesi bapak itu seorang Ustadz atau minimal guru agama. Siapa tahu pengetahuan otomotifku yang alakadarnya bisa sedikit membantu kesulitan bapak ini dan keluarganya.Bapak itu lalu menerangkan kejadian




















