Jum’at malam saya kebetulan pulang dari proyek di Kyoto. Dia tengah dikelilingi 3 CBL (cowok bertampang loser) yang berjoged. Linkbokep Salah satunya sempat bilang, “Salam buat orang rumah, mas!”
Belum sempet saya menanggapinya, cewek putih, sexy, berambut panjang itu sudah menyapa laki-laki berjas lain. Saya jadi ingat samaseorang perawat di Dai Nippon.Kisah ini terjadi di Osaka (masih serangkaian dengan kisah Yakuza), saya masih bekerja/kenshu di salah satu perusahaan konstruksi terbesar di sana. Bagi para feminist, saya akui malam itu saya amat tidak gentleman. Sama seperti di sini (Indonesia). Akhirnya kami langsung saja jalan sepanjang Arcade Shinshaibashi sambil bercengkerama, saya dengan bahasa Jepang pas-pasan saya dan Makiko dengan inggris terbata-bata.




















